26 Desember, 2007

Natal dalam sekantong tas plastik


Majalah Der Spiegel, Jerman, dalam edisi online 25 Desember 2007, memuat foto anak-anak di satu kawasan miskin di kota Manila, Filipina.

Anak-anak itu berharap, mendapat sesuatu yang bisa dimakan saat Natal. Plastik kuning dalam foto ini berisi makanan.


Di wajah mereka, kita barangkali menemukan pernyataan Natal yang paling jujur. Dan getir.


Catatan pinggir: Salah satu ucapan Natal paling awal pada saya, datang dari sahabat karib, seorang peneliti di University of the Philippines. Dulu, dia pernah mengirim kartu memikat, dengan gambar yang dilukis anak nelayan Filipina.

(Kredit foto: Reuters)


Tidak ada komentar:












Menangkap ikan di Danau Tondano, Sulawesi Utara (Foto: S Mumbunan).

Baca juga

Salah kaprah "Ekonomi pasar sosial"?

Elite muda Jakarta bikin ikrar. Mereka mengibarkan ekonomi pasar sosial dan sosial-demokrasi. Adakah yang keliru dengan konsep kaum muda itu?

Membongkar korupsi di utara Minahasa

Bupati Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, menuntut warganya sendiri milyaran Rupiah. Mengapa anak-anak muda setempat melawan Bupatinya? Apa kaitannya dengan Kutai Kartanegara, di Kalimantan Timur?


Posting terbaru

.

Komentar